KSAL memberikan kenaikan pangkat satu tingkat dan sejumlah santunan kepada keluarga korban yang ditinggalkan.
Sementara terkait insiden Pesawat Bonanza milik Puspenerbal yang menewaskan pilot dan copilotnya, KSAL menyatakan akan mengevaluasi dan menghentikan sementara operasional Pesawat Bonanza sebagai pesawat latih TNI AL.
"Baru saja kita bersama memakamkan secara militer di makam Taman Bahagia secara militer terhadap Kapten Laut Pelaut Yudistira dan Lettu Laut Pelaut Dendy. Kita semua mengucapkan turut berduka cita berbela sungkawa atas meninggal putra terbaik dalam menjalan tugas," ujar Yudo Margono.
Kedua almarhum juga mendapatkan kenaikan pangkat oleh Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Sementara keluarga mendapat santunan dari Angkatan Laut dan Asabri.
Sebelumnya, kedua jenazah pilot Pesawat G - 36 Bonanza T - 2503 ini disemayamkan di Wisma Perwira Komplek Lanudal Juanda Surabaya sejak Kamis kemarin.
(Arief Setyadi )