Rudy menambahkan, setidaknya ada 80 petugas lalu lintas yang telah disiagakan untuk mengantisipasi unjuk rasa di DPR RI. Puluhan petugas itu tersebar di sejumlah titik.
"Untuk hari ini, lalu lintas kami sebar semua, baik dari Manggala, DPR, Asia Afrika, seterusnya sampai dengan underpass Landogi. Untuk lalin hari ini kami libatkan 80 persknel tersebar di seluruh titik ujung untuk mengantisipasi supaya lalin yang ke arah Slipi tidak alami hambatan," terang Rudy.
Seperti diketahui, Gedung DPR RI telah dijaga ketat oleh aparat kepolisian. Penjagaan dilakukan guna mengantisipasi aksi unjuk rasa terkait penolakan kenaikan harga BBM.
Dari pantauan MNC Portal di lapangan, sejumlah kendaraan taktis (rantis) disiagakan di depan gerbang utama Gedung DPR RI. Tak hanya itu, puluhan motor trail, dua uni mobil ambulans, dan tiga unit mobil pemadam kebakaran juga disiagakan di depan halaman utama Gedung DPR RI.
Sementara itu, belum terlihat pengunjuk rasa yang datang di Gedung DPR RI. Dari informasi yang diterima, setidaknya ada tiga kelompok yang akan berunjuk rasa di DPR RI. Ketiga kelompok itu ialah BEM Universitas Azzahra, Pergerakan Aktivis Nusantara, dan Poros Baru Batavia Memanggil.
(Arief Setyadi )