4. TNI AD: Jadikan Pelajaran!
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Kolonel Arh Hamim Tohari mengimbau pihak yang terlibat untuk melupakan perbedaan yang terjadi, dan segera melangkah bersama membangun bangsa dan negara.
"Dengan telah dilakukannya jumpa pers oleh Efendi Simbolon dan penyampaian permintaan maaf, maka marilah kita semuanya menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran untuk semuanya dalam berucap dan bersikap. Mari kita saling menghormati dan menghargai agar komitmen kita bersama untuk secara sinergi bekerja demi NKRI tidak ternodai," kata Hamim melalui keterangan tertulisnya, Rabu (14/9/2022).
5. Effendi Simbolon Diminta Mundur
Secara tegas, Danrem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring meminta Effendi Simbolon mundur dari jabatannya sebagai wakil rakyat di DPR RI.
"Jika tidak bisa menjadi cerminan bagi masyarakat maka mundur saja, kami lebih hormat kepada Ketua DPRD Lumajang H. Anang Akhmad Saifuddin yang berani mengundurkan diri dari jabatannya, hanya karena salah melafalkan pancasila, walaupun itu menurut kami hanya ketidaksengajaan. Tetapi kami menaruh hormat kepada beliau yang gentle mengakui kesalahannya," katanya.
Oleh karena itu, lanjut Danrem, ketika kita menjabat harus tahu diri karena jabatan ini tidak abadi, tetapi ada masanya. "Oleh karena itu moncong harus dijaga, jangan membuat kegaduhan Nasional," tegasnya mengingatkan.
(Angkasa Yudhistira)