Media Jepang: Mengapa Pemakaman Shinzo Abe Bisa Lebih Mahal dari Ratu Elizabeth II?

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 26 September 2022 12:07 WIB
Foto: Reuters.
Share :

Menjelang pemakaman kenegaraan pada Selasa (27/9/2022), banyak tamu luar negeri tiba di Jepang untuk menemui perdana menteri yang saat ini menjabat, Fumio Kishida. Acara tiga hari ini disebut “diplomasi pemakaman”.

Dilansir dari BBC Indonesia, ada 700 tamu dari 217 negara, termasuk Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris serta PM India dan Australia Narendra Modi dan Anthony Albanese.

Namun, banyak orang di Jepang menyoroti bahwa pemakaman kenegaraan Ratu di London dihadiri banyak pemimpin dunia yang sedang menjabat, sementara yang hadir di pemakaman Abe kebanyakan adalah mantan pemimpin.

Liputan pemakaman Ratu di televisi juga menunjukkan kepada pemirsa Jepang kecintaan Inggris pada mendiang ratu mereka, serta menyoroti betapa suasananya berbeda di Jepang.

Sebagai perdana menteri Jepang yang paling lama menjabat, Abe – yang tewas pada usia 67 tahun dalam insiden kekerasan yang mengejutkan dan jarang terjadi – adalah perdana menteri kedua yang mendapat pemakaman kenegaraan.

Yang pertama digelar 55 tahun yang lalu untuk Shigeru Yoshida, yang memimpin Jepang tak lama setelah akhir Perang Dunia II, dan secara luas dipuji sebagai orang yang menetapkan arah untuk Jepang pasca-perang.

Marah dengan ongkos pemakaman Abe, beberapa outlet media lokal melaporkan biaya pemakaman Yoshida hanya 18 juta yen pada 1967 – setara dengan 70 juta yen (Rp7,3 miliar) hari ini.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya