BOGOR - Polisi menyebut tidak ada tanda-tanda kekerasan dari tubuh bocah SD yang meninggal dunia di Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Korban memang diduga tersambar petir ketika berkemah.
"Keadaan korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan juga tidak ditemukan kecurigaan kekekerasan," kata Kapolsek Cibungbulang Kompol Agus Permana, Senin (3/10/2022).
BACA JUGA:Komnas HAM Minta Polri Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan
Agus menceritakan, peristiwa nahas itu terjadi sekira pukul 22.00 WIB pada Sabtu 1 Oktober 2022. Ketika itu, salah satu saksi yang merupakan guru pembina berada di tenda tidak jauh dari tenda korban.
"Posisi saksi berada di tenda pembina, pada saat itu cuaca sedang hujan, sedangkan posisi korban sedang berada di tenda siswa bersama dengan kawan kawannya sekitar 8 siswa berjarak hanya sekitar 1 meter dengan tenda siswa," jelasnya.
BACA JUGA:Mobil Pikap Tertabrak Kereta Api hingga Terbelah 3, Ibu dan Anak Meninggal
Tiba-tiba ada petir yang cukup keras dan langsung menyambar ke arah tenda siswa. Para siswa pun panik dan terdapat korban yang tidak sadarkan diri.