3. Penyiksaan TKI di Kamboja
Keberangkatan sejumlah TKI ke Kamboja untuk bekerja dengan diiming-imingi akan mendapatkan gaji besar justru membawa kepahitan. Mereka menjadi koban penipuan agen bodong. Selain beratnya pekerjaan yang harus dijalani, mereka juga mendapat penyiksaan jika tidak masuk kerja. Penyiksaan yang dialami mulai dari dipukuli hingga disetrum. Selain itu, ada pula yang paspornya dibakar. Jam kerjanya pun sangat tidak manusiawi. Para TKI di sana dipekerjakan dengan jam kerja selama 16 jam.
Mereka yang disekap di Kamboja ini merupakan korban tindak pidana perdagangan orang. Migrant Care mendesak pemerintah untuk mengusut kasus ini secara tuntas.
4. Penyiksaan TKI di Taiwan
Di Taiwan, penyiksaan dialami oleh R (37), yang merupakan warga Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu. R yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di Taiwan ini mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi dari majikannya hingga mengalami luka di beberapa bagian tubuh, mulai dari mukanya yang lebam, giginya rontok, bibir terluka, serta gendang telinga pecah.
Selain itu, penglihatan R juga disebut mengalami gangguan setelah matanya disiram dengan menggunakan cairan pemutih pakaian. Kisah pilu R diketahui setelah beredar video tentang dirinya di media sosial pada Juni 2022 lalu.
(Fahmi Firdaus )