Gubernur Anies Resmikan Sekolah Net Zero Carbon yang Hemat Listrik

Yaomi Suhayatmi, Jurnalis
Senin 10 Oktober 2022 09:23 WIB
Rehabilitasi bangunan sekolah negeri di Jakarta secara keseluruhan mengarah ke konsep green building. (Foto: IG @aniesbaswedan)
Share :

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menorehkan prestasi untuk mewujudkan Kota Jakarta beremisi rendah. Ia baru saja meresmikan empat sekolah yang mengusung konsep net zero carbon atau netralitas karbon, yakni SDN Duren Sawit 14, Jakarta Timur; SDN Grogol Selatan 09, Jakarta Selatan; SDN Ragunan 08 Pagi, 09 Pagi, 11 Petang, Jakarta Selatan; dan SMAN 96, Jakarta Barat.

"Jadi, ini sekolah negeri pertama di Indonesia yang menggunakan konsep net zero dan dengan konsep seperti ini," ungkapnya dalam peresmian sekolah sekaligus menyerahkan Sertifikat Greenship Net Zero Healthy dari Green Building Council (GBC) Indonesia di SDN Ragunan 08, Jakarta Selatan, Rabu (28/9).

Jumlah gedung sekolah, baik negeri maupun swasta, yang melebihi seribu bangunan dari berbagai jenjang di Jakarta, berpotensi untuk menyumbang emisi karbon. Program sekolah net zero diharapkan dapat berkontribusi dalam menurunkan emisi karbon di wilayah DKI Jakarta pada masa mendatang.

Pandemi Covid-19 juga melatarbelakangi pelaksanaan program Sekolah Net Zero Carbon, sehingga dibutuhkan bangunan sekolah yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga menjaga kesehatan penghuni di dalamnya. Skema pemanfaatan ventilasi alami dapat meningkatkan pertukaran udara bersih yang lebih lancar, sehingga dapat meminimalkan partikel dan virus yang berbahaya di dalam ruangan.

"Alhamdulillah, Bapak Gubernur, sekolah yang kita bangun tahun 2021 dan selesai pada 2022 mendapatkan greenship net zero dari Green Building Council Indonesia dan ini merupakan sekolah negeri pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikat net zero," ucap Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana, dalam sambutannya di SDN Ragunan 08, Rabu (28/9/2022).

Gubernur Anies menargetkan sebanyak 24 sekolah di DKI Jakarta akan menerapkan konsep ini. 20 sekolah yang tersisa ditargetkan akan rampung pada 2023 mendatang. Sekolah dapat dikatakan net zero carbon apabila dapat menghemat energi secara besar. Terdapat tiga tahapan menuju sekolah net zero carbon, yaitu mengurangi konsumsi energi, meningkatkan efisiensi energi, dan menggunakan energi terbarukan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya