Pria Gay Palestina Tewas dengan Kepala Terpenggal, Buat Syok Teman dan Kelompok LGBTQ

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 10 Oktober 2022 12:53 WIB
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Share :

Dalam status menunggu itu Murkhiyeh sebenarnya dilarang bekerja. Namun Juli lalu Israel mulai memberikan izin bekerja kepada warga Palestina yang mencari perlindungan karena alasan kekerasan dan penganiayaan karena orientasi seksual mereka.

Israel Melakukan “Pink Washing?”

Israel kerap mempromosikan sikap toleransi pada isu-isu orientasi seksual, meskipun penolakan terhadap homoseksualitas di komunitas Yahudi ultra-Orthodoks juga tinggi. Tel Aviv bangga dengan reputasinya sebagai tujuan utama bagi wisatawan gay dan lesbian.

Para kritikus menuduh Israel melakukan “pink washing,” dengan menggunakan toleransi sebagai cara mengalihkan perhatian dari pendudukan terbuka di Tepi Barat yang kini memasuki tahun ke-56, dan kebijakan keras terhadap Palestina.

“Pink washing” adalah istilah kritis yang digunakan untuk merujuk pada praktik upaya mengambil manfaat dari dukungan pada hak-hak LGBTQ+ dan seringkali menjadi cara untuk mendapatkan keuntungan atau mengalihkan perhatian dari agenda tertentu. Istilah ini juga kerap digunakan dalam isu-isu lain, misalnya upaya meningkatkan kesadaran atas kanker payudara, yang berkelindan dengan memperkenalkan obat atau tokoh tertentu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya