KARAWANG - Longsor menerjang Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Karawang setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Sejumlah jalan utama desa juga amblas dan terbelah.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Yasin Nasrudin, hujan mengguyur desa tersebut pada Selasa 11 Oktober 2022 sore hingga menjelang malam. Akibatnya, terjadi pergerakan tanah yang mengakibatkan longsor dan jalan terbelah.
"Hujan turun sekitar 2 jam. Namun, karena intensitas hujan tinggi terjadi pergerakan tanah mengakibatkan longsor," kata Yasin Nasrudin, Rabu (12/10/2022).
BACA JUGA: Korban Longsor di Area Pemancingan Bogor Ternyata Anggota Polisi
Yasin menambahkan, akibat tanah longsor menutupi jalan warga kesulitan keluar dari desa. Pihaknya segera menerjunkan tim BPBD untuk membersihkan material longsor yang menutupi jalan.
"Petugas pemadam kebakaran juga kita terjunkan untuk membersihkan lumpur. Lumpur membuat jalan menjadi licin dan susah dilalui," tuturnya.
BACA JUGA: Korban Longsor Area Pemancingan di Bogor, BPBD: 1 Orang Tewas dan 2 Luka Berat
Proses pembersihan lumpur memakan waktu hingga 8 jam mulai pukul 19.30 WIB hingga pukul 3.00 WIB dini hari. Adapun jalan amblas memiliki kedalaman 1 meter dengan panjang 30 meter dan lebar 4 meter.
"Cukup lama proses pembersihan lumpur karena cukup tebal dan luas. Namun kami harus bersihkan hingga selesai karena akse jalan harus segera dibuka," katanya.
Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Hanya saja ada satu warung yang rusak akibat terjangan tanah longsor. Pihaknya mengaku sudah memberikan asesment kepada pemilik warung.
"Kami memberikan asesment untuk warga sekitar," pungkasnya.
(Arief Setyadi )