Yermak mengatakan dia mengangkat masalah misi selama konferensi video dengan pejabat dari ICRC dan organisasi internasional lainnya.
Dia telah menuntut kunjungan itu dilakukan pada Senin (17/10/2022).
"Ukraina akan berkontribusi pada misi ini dengan segala cara yang mungkin," katanya di Telegram, seraya menambahkan bahwa dia tidak mengerti mengapa misi untuk memeriksa Olenivka belum diatur.
ICRC telah dihubungi untuk memberikan komentar.
Bulan lalu, Direktur Jenderal organisasi itu Robert Mardini mengatakan pembicaraan sedang berlangsung dengan pihak berwenang Rusia tentang akses ke Olenivka - tetapi akhirnya ditolak.
"Kami bernegosiasi setiap hari untuk mendapatkan akses penuh ke semua tawanan perang," katanya kepada wartawan.
"Jelas merupakan kewajiban mutlak [dari] para pihak untuk memberikan akses kepada ICRC kepada semua tawanan perang,” lanjutnya.
(Susi Susanti)