4. Hanami
Hanami atau secara harfiah berarti melihat bunga merupakan tradisi penduduk Jepang yang mengadakan festival di bawah pohon sakura. Masyarakat Jepang akan berkumpul bersama keluarga, teman atau kolega untuk menikmati mekarnya bunga sakura sambil menikmati makanan dan minuman yang dibawa. Bunga sakura juga menjadi simbol budaya Jepang yang telah dirayakan dalam berbagai bidang seperti seni, sastra dan film.
Di Jepang, hanami juga dikenal sebagai lambang kebahagiaan dan tibanya musim semi. Biasanya, tradisi ini berlangsung dari akhir bulan Februari sampai awal bulan Mei, tergantung waktu mekarnya bunga sakura yang berbeda-beda di setiap daerah.
Bagi masyarakat Jepang, hanami memiliki makna yang sangat mendalam. Bunga yang mekar dan berguguran dimaknai sebagai sebuah siklus kehidupan. Karena itulah selain untuk berpesta, hanami juga menjadi momen untuk merefleksikan diri.
5. Hanabi
Hanabi berarti bunga api, dan mencerminkan keindahan kembang api sebagai bagian budaya Jepang yang sangat digemari oleh berbagai kalangan termasuk anak-anak. Populer sejak zaman Edo, festival ini melambangkan datangnya musim panas di Jepang, dengan festival kembang api yang tak terhitung jumlahnya yang menarik ribuan orang. Setiap tahunnya, kembang api terus berinovasi dan berbeda untuk menampilkan desain terbaru dari festival sebelumnya.
Pada festival ini, banyak pengunjung yang menggunakan yukata atau kimono tipis sebagai pakaian mereka. Tak hanya menawarkan pemandangan kembang api, dalam festival ini menjajakan aneka makanan khas Jepang yang hadir pada setiap stannya. Makanan yang biasa dijual seperti takoyaki, okonomiyaki, ayam goreng dan masih banyak kuliner lezat lainnya.
(Susi Susanti)