Tak sampai disitu, OSO juga angkat bicara persoalan kandidat capres di Pilpres 2024, hingga koalisi untuk meraih kemenangan di Pemilu 2024.
OSO meminta seluruh masyarakat agar bersabar, dalam menunggu kuputusan Partai Hanura di Pilpres 2024.
"Pilpres nanti kita yang tentukan. Karena barang ini (sosok capres) adalah anak tuhan. Karena dipilih dari 275 juta rakyat Indonesia," ucap OSO.
"Koalisi juga belum kita tentukan sekarang. Saat ini, kawan-kawan di DPP Hanura sedang merancang koalisi yang bakal menang (di Pemilu 2024). Karena apa yang saya usulkan pasti menang," sambungnya.
Lebih lanjut, OSO menegaskan, jika pilihannya dalam kancah pemilihan presiden tak pernah salah.
"Dari jaman Soeharto, Habibie, Gus Dur Megawati, SBY, Jokowi, kami selalu hadir. Dengan suasana baru, Hanura akan Bangkit, Jaya dan Menang," tutup OSO.
Sementara Ketua KPU Hasyim Asy'ari mengatakan pihaknya memastikan kebenaran faktual pengurus, kantor dan anggota partai termasuk Partai Hanura dalam proses verifikasi faktual.
"Verifikasi faktual ini mencocokkan kebenaran dokumen dengan kebenaran faktual. Jadi di pengurus pusat partai politik itu untuk memeriksa memastikan bahwa 2 hal, pengurus dan kantor," ujar Hasyim
Di tingkat pusat dan provinsi, kata Hasyim, pihaknya akan memastikan keberadaan pengurus dan kantor partai. Para pengurus, kata dia, akan dipastikan apakah ada atau tidak dan cocok atau tidak dengan SK kepengurusan.
Begitu juga dengan kantor partai, apakah faktual atau tidak baik di tingkat pusat maupun provinsi.
"Di level kabupaten/kota juga begitu tapi ditambah satu lagi verifikasi faktual yaitu memeriksa kecocokan nama anggota yang di daftarkan oleh partai dengan kebenaran di lapangan," ungkap Hasyim.
Lebih lanjut, Hasyim mengatakan verifikasi faktual dilakukan mulai hari ini, Sabtu (15/10/2022) hingga Senin (17/10/2022). Sementara verifikasi faktual tingkat provinsi dan kabupaten/kota digelar hingga 4 November 2022.
(Khafid Mardiyansyah)