Tembak Begal Bersajam di Bogor, Intel Brimob Telah Berikan Peringatan

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis
Minggu 16 Oktober 2022 21:41 WIB
Polresta Bogor saat rilis kasus begal. (MNC Portal)
Share :

Yustanto menambahkan, setiap anggota yang dibekali senpi sudah menempuh proses panjang. Anggota tersebut membawa senpi karena memiliki tugas yang cukup berisiko tinggi.

"Untuk mendapat senjata prosesnya panjang, jadi ada beberapa prosedur yang harus ditempuh. Tes psikolgi harus betul-betul lulus, narkoba kemudian yang bersangkutan tidak pernah melanggar atau kena tindakan disiplin atau kode etik termasuk persetujuan dari pihak keluarga. Kita inetrogasi keluarganya pernah enggak dia tempramen atau segala macem baru kita berikan senjata. Kita pegang senjata karena tugasnya berisiko. Jadi tugas intel kita di sini kan banyak yang dluar kemudian ancaman dan resiko cukup tinggi jangan sampai kita tidak bekali anggota dengan senjata malah anggota kenapa-kenapa," bebernya.

Terkait tindakan anggotanya, dinilai sebagai bentuk melindungi masyarakat dari ancaman. Sehingga, belum ada arah pemberian sanksi atau lainnya.

"Kita belum ke sana (sanksi), karena anggota kita bersifat melindungi masyarakat. Karena kalau kita mendapat situasi seperti itu ya kita akan melakukan apa kira-kira?. Pelaku awalnya mendatangi anggota kita, entah mau bacok atau tidak yang jelas pada saat anggota kita neriakin 'kamu lagi ngapain' mereka datangi anggota kita dan mendengar letusan (peringatan) 2 kali mereka baru kabur," tuturnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya