Tragedi Kanjuruhan, Momentum Perbaikan Sepakbola Nasional

M Budi Santosa, Jurnalis
Senin 17 Oktober 2022 05:24 WIB
Pemred Okezone M Budi Santosa (Foto: Dok Okezone)
Share :

Dalam pandangan penulis, sejumlah hal yang juga penting untuk dilakukan demi perbaikan olahraga nasional, khususnya sepakbola, di antaranya:

Pertama, memastikan semua infrastruktur stadion dan tempat pertandingan memenuhi persyaratan. Apakah standard FIFA atau lainnya.

Kedua, memastikan penyelenggaraan event olahraga menggunakan standard yang memadahi dengan skala prioritas pada safety. Konser musik aja bisa tertib, tentu event olahraga juga bisa.

Ketiga, otoritas olahraga, mulai dari Kemenpora, KONI, KOI, organisasi cabang olahraga, hingga organisasi suporter juga harus memahami hak dan kewajiban, serta Standard Operating Precedure (SOP) sebuah event olahraga. Aparat dan otoritas lain yang terlibat dalam sebuah event olahraga pun demikian.

Baca juga: Bukan Hanya Tuntut Ketua Umum, Seluruh Asprov PSSI Juga Didesak Mundur oleh Pentolan Bonek

Keempat, perlu dikembangkan manajemen suporter berbasiskan komunitas. Organisasi suporter yang memiliki militansi dan energi begitu besar harus senantiasa dicarikan safety valve, agar mereka bisa menyalurkan energi besar tersebut ke hal-hal positif. Misalnya aja, karena berbasiskan komunitas, mereka diajak untuk berperan dalam kegiatan-kegiatan sosial dan aktivitas produktif lainnya.

Baca juga: Duh! Dirut PT LIB Tak Juga Ditahan Usai Tiga Kali Diperiksa Polisi, Kok Bisa?

Kelima, digitalisasi database suporter dan mekanisme pembelian tiket masuk stadion. Pola transformasi di PT KAI bisa dijadikan raw model. Misalnya saja semua penonton wajib untuk membeli tiket dengan basis NIK (Nomor Induk Kependudukan). Setiap event attitude mereka akan tercatat dengan baik. Termasuk misalnya ada suporter yang berulah buruk juga terdeteksi, dan mereka akan mudah diberikan sanksi semisal tidak boleh masuk ke stadion atau tempat event olahraga, karena perilaku yang buruk.

Keenam, perlu dipikirkan manajemen modern di institusi olahraga, untuk menjamin adanya reward and punishment bagi siapapun. Bagi yang berprestasi layak mendapatkan reward dan jaminan kesejahteraan. Tapi yang mencoreng dunia olahrga, layak diberikan sanksi. Pendekatannya pun tidak semata-mata prestasi, melainkan integrity.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya