"Tidak ada kaitan dengan konsorsium yang diisukan. Boleh ditelusuri yang nyewain jet pribadi itu apakah dia bayar atau tidak," bebernya.
Jet pribadi jadi sorotan dalam kasus pembunuhan Brigadir J saat Hendra untuk untuk menemui keluarga Brigadir J di Jambi. Dia berangkat bersama sejumlah anak buah dari Bandara Soekarno-Hatta ia mengakui hal itu dalam BAP.
"Sampai di bandara kami langsung menuju ke pesawat private jet. Saat itu yang berangkat ke Jambi yaitu saya, Kombes Santo, Kombes Agus Nurpatria, AKP Rifaizal Samual, Bripda Fernanda, Briptu Sigit, Briptu Putu, dan Briptu Mika," kata Hendra dalam BAP.
(Nanda Aria)