Jadi Pemimping Paling Kuat di China, Bagaimana Xi Jinping Membuat Kekuasaannya Makin Tak Tertandingi?

Susi Susanti, Jurnalis
Minggu 23 Oktober 2022 17:30 WIB
Presiden China Xi Jinping (Foto: Reuters)
Share :

“Loyalitas kepada partai berarti TPR diharapkan untuk melaksanakan setiap perintah untuk mempertahankan partai, dan Xi khususnya, tetap berkuasa,” lanjutnya.

Setelah mengamankan “laras senapan”, penting untuk memastikan “pisau”, yakni aparat keamanan internal, di bawah kendali penuh.

Dua tahun setelah Xi berkuasa, pihak berwenang mengonfirmasi penangkapan seseorang yang dijuluki “harimau”, yakni mantan kepala keamanan domestik Zhou Yongkang karena korupsi.

Zhou terkait erat dengan Bo Xilai, “pangeran“ lain yang merupakan saingan Xi.

Investigasi itu memicu kekagetan politik karena merusak aturan tidak tertulis bahwa anggota Komite Tetap Politbiro, sebagai badan pembuat keputusan paling kuat, tidak akan dikenakan hukuman pidana.

“Xi Jinping ternyata adalah politisi brilian yang kejam yang secara sabar bangkit melalui sistem sampai memanfaatkan momennya untuk memerintah,” kata analis senior China dari Eurasia Group, Neil Thomas.

“Para senior partai komunis yang mendukung kebangkitan Xi kemungkinan terkejut dengan kecepatan dan skala perebutan kekuasaannya,” lanjutnya.

Xi juga telah menempatkan para loyalisnya di pos-pos regional yang penting, seperti sekretaris partai di kota-kota utama seperti Beijing, Shanghai dan Chongqing.

Thomas mengatakan posisi ini penting karena mereka bertanggung jawab menafsirkan dan menerapkan arahan pusat di daerah-daerah yang berpenduduk jutaan orang.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya