Peristiwa ini bukan upaya penerobosan ke Istana Kepresidenan, namun bermula dari kewaspadaan seorang anggota Paspampres yang melihat seorang perempuan dengan tingkah laku mencurigakan.
Perempuan itu berdiri di dekat pos utama Paspampres depan Istana Merdeka dekat lampu lalu lintas. Ketika dihampiri, wanita itu mengacungkan senjata api ke arah anggota Paspampres.
Melihat kondisi seperti itu, anggota Paspampres langsung mengambil senjata api yang ditodongkan dan menyerahkannya kepada anggota Polisi Lalu Lintas yang sedang bertugas di depan Istana.
(Khafid Mardiyansyah)