Terkait hal tersebut, Dinas Perternakan Rohul bersama TNI AD sudah turun ke lokasi untuk mencarikan solusi terkait banyaknya ternak warga yang terjangkit virus ngorok.
"Ini sama yang terjadi di Kabupaten Kampar yang menyerang kerbau warga disana beberapa waktu lalu," imbuhnya.
Terkait hal tersebut, pihak TNI AD berharap agar warga segera melapor kepada pihak terkait jika ada kerbau mengalami gejala ngorok agar bisa ditangani.
"Kalau ada ternak kerbau warga yang mengalami gejala ngorok, kami minta masyarakat agar segera dilaporkan kepetugas supaya dilakukan penanganan. Kami juga mengimbau warga agar tidak panik, karena penyakit ngorok pada hewan ini tidak menular kepada manusia," himbau Serda Jumari, Babinsa Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR.
(Awaludin)