Jokowi ke Prabowo: Adopsi Sebanyak Mungkin Teknologi Baru Pertahanan Militer

Tim Okezone, Jurnalis
Rabu 02 November 2022 17:29 WIB
Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto (Foto: Dok)
Share :

Kedua, penandatanganan pengadaan alat kesehatan dan pembangunan 27 rumah sakit TNI AD, TNI AL, dan TNI AU yang tersebar di seluruh Indonesia yang melibatkan enam BUMN dan 10 perusahaan swasta.

Ketiga, penandatanganan kesepakatan Kandungan Lokal dan Offset (KLO) yang mewakili nilai manfaat yang diperoleh industri dalam negeri dari 20 kontrak pengadaan alat peralatan pertahanan dari luar negeri sepanjang 2019-2022 dengan total nilai KLO sebesar Rp67,5 triliun.

Keempat, penandatanganan kesepakatan kerja sama pengembangan bahan baku Propelan oleh dua BUMN sebagai komitmen Kemhan untuk mengembangkan industri dalam negeri, khususnya industri hulu guna mengurangi ketergantungan impor bahan baku dari luar negeri.

Menurut Prabowo, seluruh rangkaian penandatanganan kerja sama itu merupakan wujud nyata komitmen Kemhan dalam mewujudkan industri pertahanan lokal yang maju, kuat, mandiri, dan berdaya saing. Hal ini selaras dengan arahan Presiden Jokowi agar setiap belanja pertahanan dapat dijadikan sebagai investasi pertahanan untuk pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Presiden berharap agar teknologi pertahanan berkembang dengan pesat dan kita harus segera ikuti dan harus berjuang keras,” ujar Prabowo.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya