JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono memenuhi undangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas (ratas). Ratas tersebut membahas angkutan massal perkotaan bersama beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju.
Ratas digelar di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Rabu 2 November 2022. BACA JUGA:Temui Heru Budi, Bawaslu DKI Bahas Pemilu dan Pilkada 2024
Menanggapi arahan Presiden Jokowi, Heru akan menindaklanjuti dengan melakukan upaya mendukung pengintensifan angkutan massal perkotaan dengan bersinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
"Sesuai arahan Pak Presiden yang mengatakan bahwa angkutan massal perkotaan menjadi satu keharusan yang perlu diintensifkan, dan DKI Jakarta dinilai paling representatif untuk digunakan sebagai contoh angkutan massal perkotaan bagi kota-kota lain di Tanah Air. Maka kami akan mengupayakan untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang sudah ada, sekaligus merencanakan dan membangun angkutan massal itu sendiri," kata Heru dalam keterangannya dikutip, Kamis (3/11/2022).
Sementara Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi juga melaporkan kepada Presiden Jokowi terkait perkembangan pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) di DKI Jakarta. Ia menjelaskan, investor dalam pembangunan MRT tidak hanya dari Jepang, tetapi juga dari Korea dan Inggris yang akan ikut masuk sebagai konsorsium.