Terlihat di dekat rumahnya bekas gundukan tanah imbas dari kerukan kali. Tanah tersebut terlihat meninggi jadi tempat warga menunggu air surut.
"Makin parah (banjir)," kata dia.
"Kan ini abis dikeruk tapi sebelah sana wilayah Mampang engga, ini wilayah saya traktor berapa biji ada empat ya terus pembuangannya disitu (gundukan tanah), tadinya rendah tanahnya terus dibuang ke situ tanah kerukannya. Terus dibuang ke situ bongkahannya," pungkasnya.
(Awaludin)