Tradisi Mengerikan di Zaman Perunggu, Jasad Manusia Disimpan Lalu Tulang Pahanya Dijadikan Alat Musik

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Rabu 09 November 2022 07:05 WIB
Share :

INGGRIS - Sebuah tradisi "mengerikan yang tidak terbayangkan" yaitu menyimpan sisa-sisa jasad manusia peninggalan periode periode Zaman Perunggu telah ditemukan para peneliti.

Penemuan arkeologi oleh tim Universitas Bristol, Inggris, itu mengungkap bagaimana peristiwa kematian diperingati pada 4.500 tahun silam.

Dalam sebuah kasus, satu tulang paha manusia yang ditemukan di kuburan di dekat Stonehenge telah dibuat menjadi alat musik.

Penemuan ini dilakukan dengan menggunakan penanggalan radiokarbon dan teknik pemindaian sinar-X.

Dr Thomas Booth, dari Universitas Bristol, berujar, "Bahkan dalam masyarakat sekuler modern, sisa-sisa jasad manusia dipandang sebagai objek yang memiliki kekuatan, dan hal ini tampaknya berlaku untuk orang-orang pada Zaman Perunggu.

"Namun, mereka memperlakukan dan melakukan interaksi dengan orang-orang yang sudah mati dengan cara yang sangat mengerikan bagi kita saat ini."

Tulang paha manusia yang ditemukan di satu kuburan di dekat Stonehenge telah dibuat menjadi alat musik.

Dalam penemuan yang dilakukan di Wilsford, di dekat Stonehenge, artefak berupa tulang paha manusia yang diukir dan dipoles itu ditemukan bersama barang-barang lainnya, termasuk kapak batu dan perunggu, lempengan tulang, serta gading.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya