Kemudian ANRI juga mengembangkan situs Sejarah Nusantara untuk arsip-arsip lama, seperti Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC).
“Kami sedang mempersiapkan proses pembaruan sehingga semuanya dapat direvitalisasi, lebih kencang penggunaannya, bisa lebih banyak penyimpanannya,” ujar Imam.
ANRI juga mencoba untuk melakukan kreativitas agar produk-produk ANRI dapat menarik dan dinikmati masyarakat. Contohnya produk Arsip Hari Ini yang ditampilakan di media sosial ANRI.
(Khafid Mardiyansyah)