JAKARTA - Central Intelligence Agency (CIA) merupakan badan intelijen milik pemerintah Amerika Serikat (AS) yang bermarkas di Langley, Virginia. Sesuai fungsinya, badan ini harus tertutup dan rahasia demi kepentingan internal maupun eksternal.
Namun, salah satu mantan agen CIA, Edward Snowden membeberkan terang-terangan kepada publik mengenai rahasia badan intelijen AS ini. Ia membocorkan program mata-mata di National Surveillance Agency (NSA). Program tersebut diketahui dibuat saat Snowden masih bekerja di CIA.
Snowden saat ini sedang dalam pengasingan di Rusia. Di tengah pengasingannya, ia menulis buku berjudul Permanent Record. Dalam buku itu, Snowden tak hanya membahas program mata-mata pemerintah AS, ia juga menceritakan rahasia ketika bekerja di CIA. Melansir dari beragam sumber, berikut adalah daftar rahasianya:
1. Memiliki Google Pribadi
Dalam buku tersebut, Snowden sempat membahas bahwa CIA memiliki platform digital sendiri yang disediakan oleh Google dan dilengkapi informasi classified alias rahasia.
"Sedikit yang menyadari ini, tetapi CIA memiliki Internet dan Web sendiri. Ia memiliki sejenis Facebook yang mengizinkan para agen untuk berinteraksi secara sosial; ia memiliki sejenis Wikipedia sendiri yang menyediakan agen dengan informasi mengenai tim agensi, proyek, dan misi," tulis Snowden.
"Dan ia memiliki versi internal Google, yang memang disediakan oleh Google, yang mengizinkan para agen melakukan pencarian di jaringan rahasia yang luas ini."
2. Ada Agen CIA di Kedubes
Edward Snowden berkata ada agen CIA yang bekerja di Kedutaan Besar AS di luar negeri. Salah satu tugas mereka adalah mengurus kebutuhan teknis internal, mulai dari jaringan komputer hingga CCTV. Agen CIA tersebut tergabung dalam Technical Information Security Officers (TISO).