LOMBOK TIMUR - Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi mengikutin panen perdana padi organik dari Persatuan Tani (PETA) Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI), yang digelar di Dusun Joben, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur.
Panen padi organik dilakukan atas lahan seluas 1 hektar. Padi organik ini dikelola secara organik oleh petani dengan mengoptimalkan lahan untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Tak ayal, meski baru sepertiga persen dari luas area lahan yang dipanen, peningkatan produktivitas sudah terlihat.
"Kita bisa saksikan meski baru sepertiga persen, kita bisa lihat bulir-bulirnya besar dan subur," kata TGB saat diwawancara.
TGB pun melihat langsung produk obat pertanian organik hasil karya anggota Persatuan Tani Diniyah Islamiyah yang dipamerkan di sekitar lokasi panen perdana.
Hasil panen padi organik mampu meningkatkan produksi sampai 20 persen dibanding menggunakan pupuk kimia yang selama ini biasa diterapkan para petani.
Karena itu, TGB memberikan motivasi dan mendorong upaya peningkatan produksi hasil pertanian tanpa merusak kesuburan tanah dengan cara memanfaatkan bahan organik.
"Ini menunjukan potensi kita mengembangkan pertanian masih terbuka lebar. Kalau misalnya ekstensifikasi itu agak sulit karena semakin banyaknya lahan yang diperlukan untuk permukiman tapi dengan intensifikasi bisa kita lakukan (peningkatan produktivitas)," ucapnya.
(Nanda Aria)