JAKARTA - MPR RI mengundang Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) untuk melaksanakan sosialisasi 4 Pilar sebagai wujud menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Ketua Panitia Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Henry Husada menyebut bahwa peserta etnis Tionghoa yang hadir dalam acara tersebut sebanyak 250 orang dari 8 provinsi. Bahkan, kata Henry, ada peserta paling jauh yang berasal dari Biak, Provinsi Papua.
"Bersama ini saya selalu ketua panitia melaporkan bahwa sosialisasi 4 pilar ini dihadiri 250 peserta, yang target kami adalah 200, tapi betul betul luar biasa bisa hadir 250 plus yaa, yang berasal dari 8 provinsi, dan terjauh dari Biak, Provinsi Papua," kata Henry di Gedung Nusantara V, Komplek DPR-MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2022).
Suasana ruangan Nusantara V pun begitu kompak, peserta yang hadir didominasi dengan pakaian batik berwarna dasar merah. Tidak sedikit dari mereka mengenakan kebaya.
Baca juga: Bamsoet Apresiasi Polri dan BIN Amankan Konferensi Internasional Pembentukan Forum MPR Dunia
Selanjutnya, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyampaikan sambutannya dan disambut meriah oleh para peserta.
Baca juga: Lewat Sidang Paripurna, DPD Copot Fadel Muhammad dari Pimpinan MPR
Bambang mengatakan, bahwa setiap elemen bangsa dan negara harus diikutsertakan dalam menjaga kesatuan dan persatuan, tak terkecuali etnis Tionghoa.