Madhu, Pejabat Majapahit Utusan Hayam Wuruk untuk Melamar Dyah Pitaloka

Avirista Midaada, Jurnalis
Rabu 07 Desember 2022 07:11 WIB
Ilustrasi Hayam Wuruk (Foto : Istimewa)
Share :

Menurut Gajah Mada, tak seharusnya raja agung Majapahit menyambut seorang raja bawahan seperti Raja Sunda, dengan cara demikian. Tak ada yang bisa menduga apakah ia datang sebagai musuh dalam penyamaran. Meskipun para pejabat penting istana dan abdi raja terkejut mendengar hal itu, tidak satupun bisa menentang sang Mahapatih Gajah Mada.

Kabar itu ditanggapi secara masam oleh Raja Sunda, yang mengutus langsung pejabat kepercayaannya bernama Anèpakên, dengan diiringi tiga pejabat dan 300 pengawal, untuk mendatangi kediaman Gajah Mada dengan membawa pesan sederhana. Sebab raja Majapahit tidak memenuhi janjinya, raja Sunda pun siap berlayar pulang.

Sebuah pembahasan alot pun berlangsung. Gajah Mada bersikukuh bahwa orang Sunda harus bersikap sebagai bawahan, sebagaimana dilakukan bawahan-bawahan lainnya di seantero nusantara. Kedua belah pihak saling menghina dan kemungkinan pertarungan sebagaimana pada Kidung Sunda tak dapat dihindarkan.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya