Ledakan Besar di Flat Jersey, 5 Orang Meninggal dan 4 Masih Hilang

, Jurnalis
Senin 12 Desember 2022 04:53 WIB
Ledakan besar di flat di Jersey, 5 orang meninggal (Foto: Reuters)
Share :

JERSEY - Lima orang dipastikan meninggal dalam ledakan di flat di Jersey, dengan empat warga masih belum ditemukan.

Polisi Negara Bagian Jersey mengatakan operasi di St Helier berlanjut sebagai upaya pencarian dan pemulihan.

"Jumlah penduduk pulau yang dipastikan tewas dalam ledakan itu sekarang lima,” terang Kepala Polisi Robin Smith, dikutip BBC.

Dia menambahkan masih ada sejumlah warga yang belum ditemukan setelah ledakan pada Sabtu (10/12/2022) pagi.


Petugas pemadam kebakaran datang ke flat tepat setelah pukul 20:30 GMT pada Jumat (9/12/2022) setelah war melaporkan bau gas dilaporkan.


Smith menjelaskan sebelumnya pada Minggu (11/12/2022) bagaimana telah terjadi "pencarian yang teliti dan telaten dari puing-puing setelah ledakan, untuk mulai mengidentifikasi mayat dengan hati-hati kapan dan jika kami menemukannya".

"Itu akan memakan waktu. Kami tidak akan berada di sini selama berhari-hari, kemungkinan besar kami akan berada di sini selama berminggu-minggu,” terangnya.

Sebagai informasi, ada sembilan penghuni yang diketahui berada di blok tersebut sebelum ledakan di blok perumahan tiga lantai Haut du Mont terjadi pada Sabtu (10/12/2022) sekitar pukul 04:00 GMT.

Namun, rincian tentang pengunjung tetap tidak diketahui.

Smith mengatakan ada "beberapa bidang fokus" dalam pencarian jenazah dan keluarga korban "terus didukung oleh petugas khusus".

Kepala polisi sebelumnya memperkirakan "sekitar 40" orang telah mengungsi karena ledakan itu dan kerusakan yang ditimbulkannya pada bangunan di dekatnya.

Tak satu pun dari pemimpin darurat bisa mengkonfirmasi penyebabnya, tapi Smith mengatakan tampaknya itu karena ledakan gas.

Smith mengatakan respons terhadap tragedi itu "sebesar yang didapat".

"Kami semua berlatih untuk hal-hal ini dan berharap itu tidak pernah terjadi," ujarnya.

Saat ditanya tentang aktivitas kriminal yang dicurigai, dia memberikan jawabannya tersendiri.

"Kami tidak mengesampingkan apa pun dan kami tidak mengesampingkan apa pun,” terangnya.

Kepala petugas pemadam kebakaran Jersey Paul Brown mengakui bahwa ada sesuatu yang "sangat salah" di blok flat tersebut.

Dia mengonfirmasi bahwa petugas pemadam kebakaran telah dipanggil ke gedung tersebut pada pukul 20.36 GMT pada Jumat (9/12/2022)- hanya beberapa jam sebelum ledakan - setelah warga melaporkan adanya bau gas.

Brown mengatakan dinas pemadam kebakaran akan "bekerja sama sepenuhnya" dengan "kejujuran" dan "transparansi" dengan penyelidikan di masa depan, tetapi menambahkan bahwa fokus utama tetap pada operasi pencarian saat ini.

"Yang paling penting adalah memahami kebenaran mutlak dan juga terlihat menegakkan kebenaran mutlak," katanya kepada wartawan.

"Kami sama sekali tidak ingin ada awan di sekitar itu,” lanjutnya.

Tim spesialis dari bagian lain Inggris, termasuk Isle of Wight dan Hampshire, telah dibentuk untuk membantu tanggapan.

Brown mengatakan gotong royong akan mendukung jumlah petugas pemadam kebakaran di pulau itu untuk memastikan "pola pengerahan bergilir" di tempat kejadian.

Sementara itu, Andium Homes, sebuah perusahaan milik negara tetapi independen yang menyewakan ribuan properti di pulau itu, mengatakan fokusnya adalah mendukung penduduk di perkebunan tersebut.

Pemasok gas Island Energy mengatakan sedang bekerja dengan dinas pemadam kebakaran untuk "memahami dengan tepat apa yang telah terjadi".

Pemerintah Jersey mengatakan bendera akan dikibarkan setengah tiang pada Senin (12/12/2022) "sebagai tanda penghormatan" bagi para korban.

Sebelumnya, pada Kamis (8/12/2022), ledakan dan tabrakan laut di lepas pantai Jersey yang menyebabkan tiga nelayan hilang.

Ketua Menteri Kristina Moore mengatakan penduduk pulau "sangat terkejut dan sedih" oleh dua tragedi minggu ini.

Keheningan satu menit juga akan dilakukan pada pukul 11:00 untuk memberikan waktu bagi penduduk pulau untuk merenungkan kedua tragedi tersebut.

(Susi Susanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya