Pria Ini Alami Kelumpuhan Wajah Setelah Tak Tidur Demi Nonton Piala Dunia Seminggu Penuh

Rahman Asmardika, Jurnalis
Kamis 15 Desember 2022 16:48 WIB
Ilustrasi. (Foto: Unsplash)
Share :

WUHAN - Seorang pria berusia 26 tahun mengalami kelumpuhan wajah setelah menghabiskan beberapa malam menonton pertandingan sepak bola Piala Dunia selama seminggu penuh.

Gelaran Piala Dunia selalu menjadi saat yang menyenangkan bagi para penggemar sepak bola di seluruh dunia, tetapi mengikuti semua pertandingannya seringkali menjadi tantangan, terutama selama fase grup. Tantangan ini bahkan lebih besar bagi mereka yang tinggal di zona waktu yang berbeda dengan negara tuan rumah.

Meski begitu, tidak berarti tidak ada penggemar sepak bola yang rela mengorbankan tidur mereka selama beberapa malam untuk menonton pertandingan Piala Dunia. Sayangnya, seringkali hal itu berdampak buruk bagi kesehatan mereka, seperti yang terjadi pada seorang pria di China.

Cao, seorang penggemar sepak bola dari Wuhan, Provinsi Hubei yang kehilangan bukan hanya satu malam tetapi tidur selama seminggu penuh mencoba menonton semua pertandingan Piala Dunia, berakhir di rumah sakit dengan kelumpuhan wajah.

Meskipun China bahkan tidak lolos ke Piala Dunia tahun ini, Cao akan memprioritaskan untuk langsung pulang setelah bekerja dan menonton pertandingan dari sekira jam 6 sore sampai jam 6 pagi, dan kemudian pergi bekerja beberapa jam kemudian.

Pria berusia 26 tahun itu baik-baik saja selama beberapa hari, tetapi tidak lama kemudian dia mulai menyadari bahwa kurang tidur berdampak buruk pada dirinya. Dan saat itu sudah terlambat.

“Pada 30 November, saya tidur selama dua jam setelah menonton pertandingan, dan ketika saya bangun, saya merasa sangat lelah,” kata pria itu kepada wartawan, sebagaimana dilansir Oddity Central.

“Saya tidak terlalu memikirkannya dan memutuskan untuk beristirahat sejenak di kantor, namun setelah beberapa saat, kondisi saya sepertinya tidak membaik dan itu mempengaruhi kemajuan pekerjaan saya.”

Sayangnya, semua berubah menjadi semakin parah. Pada satu titik, Cao merasakan bibirnya tiba-tiba miring ke samping, dan menjadi tidak bisa menggerakkan kelopak matanya. Dia tidak panik, mengira itu hanya sementara, tetapi gejalanya hanya memburuk dan mulai mengganggu pekerjaannya, sehingga dia akhirnya memutuskan untuk pergi ke rumah sakit.

Cao didiagnosis menderita kelumpuhan wajah dan perlu menjalani perawatan khusus untuk mengurangi gejalanya, namun ia diperkirakan akan pulih sepenuhnya. Dokter percaya bahwa kurang tidur yang menumpuk, ditambah dengan cuaca dingin dan angin kencang menyebabkan kelumpuhan dan menyarankan penggemar sepak bola lainnya untuk tidak mengikuti apa yang dilakukan Cao.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya