Dalam Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora (2020) berjudul ‘Latar Alam Geomorfologis Persitiwa Perang Gerilya Jenderal Besar Sudirman (1948-1949)’, strategi gerilya hadir dengan karakteristik minim kekuatan militer.
Maka dari itu, dibutuhkan pemimpin cerdas untuk mengimplementasikan strategi ini. Jenderal Soedirman adalah sosok yang dinilai brilian dalam menjalankan strategi gerilya. Meskipun saat itu, ia harus ditandu oleh pasukannya karena sedang dalam kondisi sakit keras. Selama bergerilya, rute yang ditempuh Soedirman dan pasukannya kurang lebih mencapai seribu kilometer, selama 7 bulan.
4. Napoleon Bonaparte
Pemimpin militer dan Kaisar Prancis, Napoleon Bonaparte, adalah tokoh legendaris yang juga ahli strategi perang. Melansir laman History, Napoleon disebut sebagai sosok yang cerdas, terampil, dan sangat ambisius. Ia berhasil mengobarkan perang melawan negara-negara koalisi di Eropa dan menancapkan hegemoninya di banyak negara. Serupa dengan Genghis Khan, Napoleon menerapkan strategi penyerangan musuh dengan cepat dan relatif senyap.