Negara-Negara Asia Tenggara Ramai-Ramai Borong Kapal Selam di Tengah Ketegangan AS-China

Susi Susanti, Jurnalis
Rabu 28 Desember 2022 13:23 WIB
Kapal selam USS Connecticut SSN 22 (Foto: AFP/US Navy)
Share :

Berdasarkan laporan Pertahanan AS yang dikeluarkan tahun lalu, China diketahui memiliki enam kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir, enam kapal selam serang bertenaga nuklir, dan 46 kapal selam serang bertenaga diesel.

“Dalam beberapa tahun terakhir, kita telah melihat bagaimana Laut China Selatan semakin termiliterisasi,” terangnya, dikutip South China Morning Post (SCMP)

Selama beberapa tahun terakhir, Beijing diketahui telah sepenuhnya memiliterisasi setidaknya tiga dari beberapa pulau yang dibangunnya di jalur air yang disengketakan.

Darmawan mengatakan "logis dan perlu" bagi negara-negara Asia Tenggara untuk mencoba memperoleh kapal selam karena wilayah tersebut terletak pada jalur laut yang strategis dengan lalu lintas yang padat.

Dia mengatakan, menjadi hal yang masuk akal juga bagi negara-negara untuk mengikuti perkembangan pertahanan di kawasan. Ini termasuk keberadaan Unmanned Underwater Vehicles (UUV) yang sering ditemukan di perairan teritorial dan sebagian besar milik China dan AS.

Dikenal sebagai drone bawah air, UUV dapat beroperasi tanpa penumpang dan dapat digunakan untuk berbagai tugas termasuk eksplorasi ilmiah dan pengumpulan intelijen.

Dalam kasus di Indonesia, Darmawan mengatakan, perolehan kapal selam selalu menjadi perhatian apalagi setelah tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 di lepas pantai Bali pada April 2021 lalu. militer dan kesiapan operasionalnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya