AB pun benar-benar pergi dan mencari ibunya dan mengajaknya ke warteg. Saat AB dan ibunya datang, pelaku sudah membawa kabur AS.
"Kami juga sempat menanyakan kepada penjaga warteg tentang keberadaan pelaku dan korban. Tapi sayang, penjaga Warteg tidak mengetahui kemana perginya setelah membayar," imbuh Sigit.
Untuk itu, Polres Cilegon telah memeriksa saksi-saksi, termasuk ibu korban, penjual di warteg hingga tukang parkir. Penyidik juga telah menganalisa CCTV yang berada di sekitar Mal Ramayana Cilegon.
Saat ini polisi terus melakukan pengejaran karena sudah mengantongi identitas pelaku. Polisi juga menduga bahwa pelaku adalah orang yang dikenal oleh keluarga korban selama ini.
(Awaludin)