Pada Selasa (3/1/2023) malam, warga di beberapa kawasan, terutama yang berada di dekat laut, mengungsi ke halaman perkantoran atau daerah yang lebih tinggi akibat beredar isu akan ada tsunami setelah air laut surut.
Padahal, hal itu fenomena alam yang normal namun karena saat ini gempa susulan masih terus terjadi menyebabkan masyarakat menduga akan terjadi tsunami.
Akan tetapi, kata dia, saat ini mereka sudah kembali ke rumah masing-masing.
"Jangan panik namun tetap waspada," kata dia.
Data dari BMKG V Jayapura terungkap hingga pukul 19.30 WIT tercatat 303 kali gempa susulan terjadi di sekitar Kota Jayapura.
(Erha Aprili Ramadhoni)