"Di situ kemudian kami minta pada saudara untuk yang pertama kita periksa, silakan dibuka apa yang harus saudara bukakan di sini?" jelas hakim.
"Sudah semuanya yang mulia. Saya menceritakan dan berbeda dengan pak FS saja terus terang keluarga saya itu takut, istri saya sempat bilang, ingat pak anak-anak, bayangkan ajudannya saja bisa disuruh dibunuh, gimana saya gak kepikiran Yang Mulia," kata Arif menangis sesenggukan.
(Natalia Bulan)