JAKARTA - Pihak berwenang Amerika Serikat menyatakan mereka menemukan terowongan terpanjang yang digunakan untuk menyelundupkan manusia di perbatasan dengan Meksiko.
Dengan panjang 1.313 meter, di terowongan ini ada lift, jalur kereta, selokan dan sistem ventilasi udara serta kabel listrik tegangan tinggi.
BACA JUGA:Beri Pesan Khusus Usai Lantik Pimpinan Pusat NWDI, TGB: Awasi dan Jaga NKRI!
Terowongan ini menghubungkan kawasan industrial Tijuana, sebuah kota di Meksiko dengan San Diego di Kalifornia.
Tidak ada penangkapan yang dilakukan maupun narkoba ditemukan di sana. Pihak berwenang tak menyebutkan siapa yang mereka curigai telah membangun terowongan itu.
BACA JUGA:Angela Tanoesoedibjo Ingin Semangat Natal Jadi Momentum Respons Tantangan Global dengan Bijak
Namun Kartel Sinaloa yang digambarkan pemerintah AS sebagai kartel narkoba terbesar di dunia beroperasi di kawasan tersebut.
Pendirinya, dan pemimpinnya, Joaquin "El Chapo" Guzman, dihukum penjara seumur hidup di AS.
Terowongan ini ditemukan pada 2020
Pejabat Meksiko memastikan pintu masuknya, lalu penyelidik AS membuat pemetaannya sebelum mengumumkan penemuan mereka hari Rabu (29/01/2020).
Dengan kedalaman rata-rata 21 meter di bawah permukaan, terowongan itu tingginya 1,6 meter dan lebarnya 60 cm, menurut petugas perbatasan AS.