JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini turut berkomentar mengenai isu pencalonannya sebagai calon gubernur DKI Jakarta 2024. Risma mengaku tidak mengetahui dan tidak mempersiapkan apapun mengenai pencalonan sebagai gubernur DKI Jakarta.
Bahkan, dirinya masih tidak menyangka saat ditunjuk sebagai Mensos.
"Persiapan apa? Saya itu enggak pernah siap-siap jadi apa, wong jadi menteri saja enggak tahu aku," kata Risma di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (16/1/2023).
Risma menceritakan saat maju sebagai Wali Kota Surabaya dulu, dirinya baru diberikan surat rekomendasi oleh PDI Perjuangan sehari sebelum pendaftaran.
Meski begitu, Risma mengaku belum ada pembicaraan khusus dari PDI Perjuangan kepadanya terkait pencalonan sebagai gubernur DKI Jakarta.
"Ya ndak tau nanti, kita lihat lah," kata Risma.
Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI-Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyebut banyak kadernya yang berpotensi diusung dalam Pilkada DKI Jakarta 2024 mendatang. Bahkan, Hasto menyebut jika pilgub dilakukan tahun ini, PDI Perjuangan siap menyetorkan calonnya.
Hal itu diungkapkan Hasto, saat disinggung soal peluang Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang digadang-gadang bakal diusung dalam Pilkada DKI Jakarta 2024.
"Tidak hanya dua nama, ada juga Anas dari Banyuwangi, Hendi (Hendrar Prihadi) dari Semarang, kemudian Pak Kanang dari Kabupaten Ngawi. Cukup banyak pemimpin-pemimpin yang berhasil di tingkat Kabupaten Kota," kata Hasto saat ditemui di Gedung Sekolah Partai PDI-Perjuangan, Jakarta, Jumat 7 Januari 2022.
(Angkasa Yudhistira)