Kisah Jenderal Soengkono, Berperan Besar saat Pertempuran Surabaya dan Pemberontakan PKI Madiun

Tim Okezone, Jurnalis
Kamis 19 Januari 2023 06:41 WIB
Mayjen TNI (Purn) Soengkono (Foto : nationaalarchief.nl)
Share :

JAKARTA - Mayor Jenderal TNI (Purn) Soengkono merupakan Panglima Divisi I Brawijaya pertama (saat ini disebut Panglima Kodam V Brawijaya). Jenderal kelahiran Purbalingga, Jawa Tengah, 1 Januari 1911 itu punya peran besar dalam pertempuan Surabaya pada 10 November 1945 serta pemberontakan PKI di Madiun pada 1948.

Satu sebelum pertempuran Surabaya pecah, Soengkono yang waktu itu masih berpangkat Kolonel terpilih menjadi Panglima Angkatan Pertahanan Surabaya. Di tengah ancaman pasukan Inggris dengan persenjataan lengkap, Soengkono menyampaikan pidato di hadapan anak buahnya dan arek-arek Surabaya.

"Saudara-saudara, saya ingin mempertahankan Kota Surabaya… Surabaya tidak bisa kita lepaskan dari bahaya ini. Kalau saudara-saudara mau meninggalkan kota, saya juga tidak menahan; tapi saya akan mempertahankan kota sendiri…?" kata Kolonel Soengkono dikutip dari buku berjudul Surabaya 1945: Sakral Tanahku karya penulis Australia, Francis Palmos, dikutip, Sabtu (19/11/2022).

Semangat para mantan anggota PETA, Heiho, KNIL, dan pemuda pejuang yang bergabung dalam Badan Keamanan Rakyat (BKR) kembali berkobar setelah mendengar pidato tersebut. Pertempuran Surabaya pun akhirnya berhasil dimenangkan.

Soengkono juga punya andil besar dalam peristiwa Madiun 1948. PKI pimpinan Alimin dan Muso melakukan pemberontakan pada 18 September 1948 dan memaksa Presiden Soekarno menyatakan Negara Dalam Keadaan Bahaya (Staats van Oorlog e Beleg/SOB). Untuk mengatasinya, Soekarno mengangkat Soengkono menjadi Gubernur Militer Jawa Timur.

Kolonel Soengkono menjalankan tugas dengan menumpas para pemberontak. Hanya butuh waktu kurang dari sebulan, Soengkono berhasil memulihkan keamanan di wilayah Jawa Timur. Karena keberhasilannya itu, Soengkono dilantik menjadi Panglima Divisi 1 Brawijaya Jawa Timur pada 1 November 1948.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya