Kisah Jenderal Soengkono, Berperan Besar saat Pertempuran Surabaya dan Pemberontakan PKI Madiun

Tim Okezone, Jurnalis
Kamis 19 Januari 2023 06:41 WIB
Mayjen TNI (Purn) Soengkono (Foto : nationaalarchief.nl)
Share :

Pada masa pendudukan Jepang, tepatnya 3 Oktober 1943, dibentuk tentara Pembela Tanah Air (PETA). Pembentukan pasukan sukarela ini didasarkan maklumat Osamu Seirei No 44 yang diumumkan Panglima Angkatan Darat ke-16, Letnan Jenderal Kumakichi Harada. Pelatihan pasukan PETA dipusatkan di kompleks militer di Bogor.

Soengkono kemudian ikut bergabung dalam pasukan PETA. Di awal 1945. Ia diangkat menjadi Chodancho (Komandan Kompi) berpangkat Kapten dan ditempatkan di Daichi Daidan Surabaya. Soengkono sempat diamankan di Renceitai Bogor karena dicurigai terlibat dalam pemberontakan PETA di Blitar.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945, Soengkono memimpin perjuangan mengambil alih kekuasaan dengan melucuti senjata Jepang. Ia mengajak para mantan anggota PETA, Heiho, KNIL, dan pemuda pejuang untuk bergabung dalam Badan Keamanan Rakyat (BKR). Soengkono kemudian diangkat menjadi Komanda BKR Surabaya.

Pada 3 Maret 1946, Soengkono diangkat menjadi Panglima Divisi VII TKR yang meliputi Surabaya, Bojonegoro, dan Madura. Namun dua bulan kemudian terjadi perubahan, Soengkono menjabat Panglima Divisi VI TRI yang meliputi Surabaya, Madura, dan Kediri. Setelah berpangkat Kolonel, Soengkono diangkat menjadi Ketua Gabungan Komando Pertahanan Divisi-Divisi V, VI, VII TRI Jawa Timur.

Setelah menyelesaikan sejumlah tugas pertempuran, Soengkono diangkat menjadi Gubernur Militer Jawa Timur (1948), Panglima Divisi I (Brawijaya) Jawa Timur (1948), Inspektur Jenderal Pengawasan Umum Angkatan Darat (1958), dan terakhir Penasihat Menteri/Pangad (1968). Soengkono meninggal dunia pada 12 September 1977 di Jakarta pada usia 66 tahun.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya