Pihaknya juga meminta semua pihak turut bersama menjaga Kamtibmas di Papua, dan tidak terprovokasi atas aktivitas-aktivitas melanggar hukum.
"Saya menghimbau kepada semua umat Tuhan yang ada di Papua, tetap menjalankan aktivitasnya, menjalankan ibadahnya seperti biasa, menjaga Kamtibmas dan tidak melakukan akktivitas-aktivitas yang melanggar koridor Undang-Undang, mempengaruhi orang lain, bertindak anarkis. Mari kita tetap menjaga tanah Papua, dan berdoa untuk kesejahtraan dan keamanan," kata Pendeta Joop.
Dikatakan, Papua adalah miniatur Indonesia, semua suku dan budaya dengan latar belakang berbeda ada di Papua, sehingga sudah sepatutnya, rumah bersama ini yakni Papua harus sama-sama dijaga kedamainnya.
"Ada kedamaian tentu ada keamana, dan sebaliknya, oleh karena itu, saya katakan Papua ini adalah rumah bersama yang perlu kita jaga, disini semua suku ras dan golongan ada. Mari kita jaga bersama-sama untuk kesejahtraan dan kedamaian di Tanah Papua ini," pungkasnya.
(Awaludin)