WASHINGTON - Penyelidik Departemen Kehakiman (DoJ) Amerika Serikat (AS) telah menemukan enam dokumen rahasia lainnya selama penggeledahan selama 13 jam di rumah Presiden Joe Biden di Delaware, kata seorang pengacara Biden.
Beberapa dokumen yang disita di properti Wilmington pada Jumat, (20/1/2023) berasal dari masanya sebagai senator dan lainnya dari masa jabatannya sebagai wakil presiden di bawah Barack Obama.
BACA JUGA: Lebih Banyak Dokumen Rahasia AS Ditemukan di Rumah Joe Biden, Ada yang Tergeletak di Garasi
Pengacara Bob Bauer mengatakan "catatan tulisan tangan pribadi" dan "materi di sekitarnya" juga diambil.
Biden dan istrinya tidak hadir selama penggeledahan itu.
Presiden menawarkan akses "ke rumahnya untuk memungkinkan DoJ melakukan penggeledahan di seluruh tempat untuk mencari catatan wakil presiden yang potensial dan materi rahasia yang potensial", kata Bauer dalam sebuah pernyataan pada Sabtu, (21/1/2023).
Awal bulan ini, pengacara Biden mengatakan kumpulan dokumen rahasia pertama telah ditemukan pada 2 November di Penn Biden Center, sebuah think-tank yang didirikan presiden di Washington DC.
Kumpulan catatan kedua ditemukan pada 20 Desember di garasi di rumahnya di Wilmington, sementara dokumen lain ditemukan di ruang penyimpanan di rumah itu pada 12 Januari, kata pengacaranya, sebagaimana dilansir BBC.
Setelah menemukan dokumen tersebut, Presiden mengatakan timnya segera menyerahkannya ke Arsip Nasional dan Departemen Kehakiman. Tidak jelas mengapa Biden menyimpannya.
Di bawah Undang-Undang Pencatatan Kepresidenan, catatan Gedung Putih seharusnya masuk ke Arsip Nasional setelah administrasi berakhir, di mana mereka dapat disimpan dengan aman.