Balas Pembakaran Alquran, Kelompok Hacker Turki Ancam Bocorkan Data Sensitif Warga Swedia

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 01 Februari 2023 13:33 WIB
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
Share :

ANKARA - Sebuah tim peretas atau hacker Turki telah mengaku bertanggung jawab atas serentetan serangan terhadap beberapa situs web utama Swedia baru-baru ini. Kelompok itu mengancam akan melakukan pembalasan lebih lanjut jika Swedia terus membakar salinan Alquran.

"Jika Anda menodai Alquran sekali lagi, maka kami akan mulai menyebarkan data pribadi sensitif warga Swedia," kata Türk Hack Team kepada media Swedia, sebagaimana dilansir Sputnik. Kelompok itu mengklaim telah memperoleh akses ke "sejumlah besar data" dilengkapi dengan data yang disediakan oleh "kelompok peretas lainnya."

Sebelumnya, kelompok itu mengeluarkan ancaman besar lainnya ke Twitter.

"Jika Anda membakar Alquran, kami akan membakar server Anda," tulis grup tersebut.

Seorang juru bicara Türk Hack Team menggambarkan mereka sebagai nasionalis, tetapi menolak memiliki hubungan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, yang dalam beberapa kesempatan mengatakan bahwa Swedia tidak dapat mengharapkan dukungan apa pun dari Ankara setelah pembakaran Alquran.

Pekan lalu, forum peretas Turki dilaporkan dipenuhi dengan seruan untuk serangan dunia maya terhadap otoritas dan bank Swedia sebagai tindakan balas dendam terhadap politisi Denmark-Swedia Rasmus Paludan dari partai pinggiran Garis Keras karena membakar Alquran di luar kedutaan Turki di Stockholm. Sveriges Riksbank, bank sentral negara itu, mengatakan menyadari ancaman tersebut, tetapi menolak untuk mengakui menjadi sasaran.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya