Balas Pembakaran Alquran, Kelompok Hacker Turki Ancam Bocorkan Data Sensitif Warga Swedia

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 01 Februari 2023 13:33 WIB
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
Share :

Pakar Swedia, termasuk profesor Pontus Johnson dari Royal Institute of Technology di Stockholm (KTH), mempertanyakan kompetensi teknis peretas Turki, menolak mereka sebagai "amatir yang digerakkan secara ideologis".

Hubungan bilateral Swedia-Turki memburuk menyusul serangkaian provokasi, termasuk di mana patung Erdogan digantung di Stockholm dan kontes kartun yang diadakan oleh sebuah surat kabar Swedia untuk mengejek pemimpin Turki itu. Tindakan Pembakaran Alquran oleh Rasmus Paludan tidak hanya memicu kemarah Turki, tetapi juga umat Muslim seluruh dunia.

Gabungan, peristiwa-peristiwa ini bahkan meredam ambisi NATO Swedia, karena Turki menekankan bahwa meratifikasi protokol tentang keanggotaan NATO di Finlandia dan Swedia "dalam kondisi saat ini" tidak mungkin dilakukan. Pada Mei 2022, Swedia mengajukan bersama Finlandia mengajukan permohonan bergabung dengan NATO mengakhiri dua abad posisi non-blok kedua negara tersebut.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya