Ribuan Pengungsi Gempa Jayapura Sudah Kembali ke Rumah

Binti Mufarida, Jurnalis
Sabtu 11 Februari 2023 11:32 WIB
Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Fajar di Papua (foto: dok ist)
Share :

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan, sebanyak lebih dari 2.000-an pengungsi akibat gempa M5,4 di Jayapura sudah berangsung kembali ke rumah. Sebelumnya, BNPB melaporkan jumlah pengungsi gempa ini sebanyak 2.136 jiwa.

“Benar adanya ada 2.000 lebih pengungsi berangsur kembali walau masih ada di beberapa titik malam hari,” ungkap Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Fajar Setiawan saat Konferensi Pers secara virtual, Sabtu (11/2/2023).

 BACA JUGA:Korban Gempa-Turki Suriah Melonjak, Panglima TNI Kirimkan Tenaga Medis

Dalam kesempatan itu, Fajar mengatakan, saat ini sebanyak empat orang dinyatakan meninggal dunia. Kemudian sebanyak lima orang luka-luka dan sudah dinyatakan baik.

“Tadi kami sudah mendapatkan laporan bahwa benar ada 4 orang meninggal dunia dan sudah dimakamkan, di rawat dan kami bisa memberikan santunan juga. Benar adanya 5 orang luka dan sudah menyatakan adanya baik,” kata Fajar.

 BACA JUGA: Pasca-Gempa Jayapura, BNPB Gelontorkan Bantuan Senilai Rp1 Miliar

Fajar juga mendapatkan, laporan bahwa sebanyak 28 hingga 29 rumah mengalami kerusakan akibat gempa ini. Dia pun memastikan bahwa pemerintah akan melakukan asesmen untuk penanganan lebih lanjut.

“Juga ada beberapa kerusakan rumah, tadi ada 28 atau 29 rumah yang nanti kita assessment,” sambungnya.

“Selebihnya kehadiran kami di sini membuktikan bahwasanya pemerintah tetap wajib hadir juga ada pastikan bahwa di sini butuh penanganan cepat atas bencana alam. Pemerintah pusat dalam hal ini kami dari BNPB, Kemensos, BMKG juga ada sama-sama memastikan bahwa disini membutuhkan penanganan cepat,” kata dia.

Fajar memastikan, kedatangan BNPB tidak hanya mengecek tapi juga memberikan bantuan. “Tadi sudah kita lihat bersama pemberian makanan dan operasional untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan,” tuturnya.

“Kemudian kita akan komunikasi assessment pada bangunan-bangunan kiranya yang layak ditempati masyarakat ataupun bangunan-bangunan pemerintah seperti sakit segera bisa ditempati sehingga layanan umum seperti rumah sakit bisa berfungsi sebagaimana mestinya,” pungkasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya