Dr. Masri mendesah lega ketika kakaknya berlari ke rumah sakit untuk meyakinkan dia bahwa seluruh keluarganya aman. Dia juga bisa beristirahat sejenak di rumah sakit.
"Ketika saya tidur pada saat itu, saya seperti pingsan," katanya. "Ada saat-saat ketika saya membutuhkan seseorang untuk menopang saya sehingga saya bisa terus bekerja."
Dr Masri kemudian berhasil pulang kerja dan sarapan bersama keluarganya. Dia berharap akhirnya bisa melakukan perjalanan untuk menengok istri dan anak-anaknya di Gaziantep.
Dia berkata, dia juga pergi untuk memeriksa Muhammed keesokan harinya dan bertanya kepada anak berusia tujuh tahun itu apakah dia mengenalinya.
"Ya, Anda adalah dokter yang menyelamatkan hidup saya," jawab Muhammed.
(Rahman Asmardika)