Sopir Fortuner Penabrak Mobil Brio di Senopati Minta Maaf dan Janji Bakal Kooperatif

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Senin 13 Februari 2023 22:22 WIB
Illustrasi (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Aksi arogansi disertai kekerasan jalanan kembali terjadi di Ibu Kota. Kali ini, seorang pemuda berusia 24 tahun, Giorgino Ramadhan (GR) melakukan aksi pengrusakan terhadap mobil merek Brio di Jalan Senopati, Jakarta Selatan, pada Minggu, 12 Februari 2023, dini hari.

Giorgio melakukan aksi pengrusakan dengan menggunakan pistol mainan dan pedang. Tak hanya itu, Giorgio juga melakukan pengrusakan dengan menabrakkan mobil Fortuner yang dikendarainya ke mobil Brio korban. Aksinya tersebut terekam kamera dan viral di media sosial (medsos).

 BACA JUGA:Pengacara Korban Pengendara Fortuner Arogan Harap Pelaku Tak Hanya Dikenakan Pasal Pengrusakan

Usai aksinya viral, Giorgio kemudian menyerahkan diri ke Polres Metro Jakarta Selatan. Pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap Giorgio. Giorgio kemudian dipulangkan. Giorgio meminta maaf atas kejadian tersebut dan berjanji akan kooperatif.

"Klien kami memohon maaf kepada Bapak AW dan keluarga dan juga kepada masyarakat yang telah menyaksikan video viral tersebut. Klien saya sesungguhnya tidak berniat untuk melakukan perbuat sebagaimana ada dalam video, namun terus terang emosi klien kami terpancing," kata Kuasa Hukum Giorgio, Revi Laracaka melalui keterangan resminya, Senin (13/2/2023).

Sebagai itikad baik, kata Revi, Giorgio juga telah meminta maaf langsung kepada korban pengendara mobil Brio, Ari Widianto (AW). Namun demikian, sambung Revi, korban Ari melalui kuasa hukumnya ingin tetap melanjutkan proses hukum terhadap Giorgio.

 BACA JUGA:Kasus Pengendara Fortuner Arogan, Polisi Diminta Tegas Meski Pelaku Dilindungi Pihak Tertentu

"Pada dasarnya klien kami sangat menghormati hak hukum Bapak AW dan akan selalu bersikap kooperatif dalam setiap pemeriksaan dan proses hukum yang sedang berjalan di Polres Metro Jakarta Selatan," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Revi menekankan bahwa Giorgio telah menunjukkan sikap kooperatifnya dengan mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan. Bahkan, kata Revi, kedatangan Giorgio ke Polres Jakarta Selatan dilakukan sebelum adanya surat panggilan.

"Klien kami langsung datang dengan itikad baik tanpa adanya panggilan dari pihak kepolisian dengan membawa senjata plastik dan pedang anggar yang terekam dalam video viral di Senopati. Klien Kami juga telah menyerahkan kendaraan mobil Fortuner yang merupakan kendaraan operasional kantor tempat klien kami bekerja," bebernya.

Saat ini, kata Revi, Giorgio masih terus menjalani proses pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan. Revi pun menjelaskan awal mula peristiwa gesekan yang terjadi antara kliennya dengan pengendara mobil Brio di Senopati.

"Jadi awalnya, mobil Fortuner masuk dari Jalan Gunawarman menuju Jalan Senopati ke arah Patung Pemuda. Klien kami tidak menyetir melawan arus melainkan jalan tersebut dua arah," beber Revi.

Kemudian, sambungnya, ketika tak berada jauh di depan pintu keluar Gedung Astha District 8, mobil Fortuner yang dikendarai Giorgio berserempetan dengan mobil Brio. Mobil Brio yang dikendarai AW, kata Revi, menabrak bumper depan sebelah kanan mobil Fortuner yang dikendarai Giorgio.

"Ketika tabrakan terjadi, klien kami panik dan merasa trauma karena sering menjadi korban tabrak lari dan tidak ingin kejadian terulang kembali," dalihnya.

Selanjutnya, diungkapkan Revi, pengendara mobil Brio membuka kaca dan sempat memaki Giorgio sambil menjalankan mobilnya. Hal itu, sambung Revi, menyulut emosi Giorgio. Giorgio kemudian mengejar mobil Brio yang dikendarai Ari untuk meminta tanggungjawab.

"Karena pengendara mobil Brio terus menjalankan mobilnya di Jalan Senopati arah Jalan Suryo, berlawanan arah dengan klien Kami. Klien kami kemudian memutar balik mobilnya dan mengejar mobil Brio," katanya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya