Dari laman itu, Giorgio ditetapkan masuk daftar musuh Ukraina sejak 3 Mei 2019. Hal itu terkait kunjungan Giorgio mengikuti konferensi di Donbass, wilayah timur Ukraina.
Giorgio dianggap pro-Rusia, karena mendukung gerakan masyarakat Donbass yang secara geografis bagian dari Ukraina, namun penduduknya memiliki ikatan emosional dengan Rusia.
(Fahmi Firdaus )