"Anak saya ditembak oleh dia bilang diperintah. Jika diperintah, sebagai manusia dia tahu mana baik, mana buruknya, apalagi dia bukan robot,"ujarnya.
"Kecuali robot, bisa disuruh-suruh oleh operatornya. Sudah menembak, diterima lagi jadi Polri. Kami kecewa," tutup Samuel.
(Fahmi Firdaus )