Sebagaimana diketahui, Depo Pertamina Plumpang sudah beroperasi sejak 1974. Depo ini memiliki kapasitas tangki timbun sebesar 291.889 kiloliter.
Depo BBM Plumpang menyalurkan produk dengan varian yang sangat lengkap. Di antaranya, Premium, Bio Solar, Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite dan Pertamax Turbo, melalui Terminal Automation System (TAS) berkelas dunia yang biasa disebut New Gantry System ke kompartemen 249 unit mobil tangki.
TBBM Plumpang dinilai sebagai terminal BBM terpenting di Indonesia. Hal ini karena Plumpang menyuplai ke sekitar 20 persen kebutuhan BBM harian di Indonesia, atau ke sekitar 25 persen dari total kebutuhan SPBU Pertamina.
Thruput BBM rata-rata sebesar 16.504 Kiloliter per hari dan wilayah distribusi utamanya meliputi Jabodetabek. Kini, kebakaran itu terjadi di depo 24 yang menampung sekitar 5.000 kiloliter BBM jenis premium.
(Erha Aprili Ramadhoni)