JAKARTA - Korban jiwa akibat ledakan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, dilaporkan bertambah satu. Dengan demikian, total korban meninggal akibat ledakan SPBE itu menjadi enam orang.
“Ada enam korban meninggal,” kata Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Suparyono dalam keterangannya, Senin (20/4/2026).
Korban meninggal pertama adalah Agustus Aritonang (23). Ia dinyatakan meninggal setelah menjalani perawatan intensif Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur akibat luka bakar mencapai 80 persen.
Sementara korban lainnya ialah Suyadi (63) mengalami luka 92%. Ia dinyatakan meninggal di RS Primaya Timur pada Minggu, 5 April 2026.
Kemudian Djaimun (61) mengalami luka 90%. Ia dinyatakan meninggal di RS Primaya Timur pada Senin, 6 April 2026.
Selanjutnya Sapta Pritanto (17) mengalami luka bakar 63%. Ia dinyatakan meninggal di RSCM pada Selasa, 7 April 2026. Kemudian Aulia Putri Budiasti (19) mengalami luka bakar 63 persen. Ia meninggal di RSUD Kabupaten Bekasi pada Kamis, 9 April 2026.
Terakhir, Kusosi (66) alami luka bakar 63%. Ia dinyatakan meninggal di RSUD Kabupaten Bekasi pada Kamis, 16 April 2026.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.