Awal Mula Kompleks Makam Imogiri, Pembangunannya Diawali Tirakat Penguasa Mataram

Avirista Midaada, Jurnalis
Sabtu 18 Maret 2023 05:50 WIB
Kompleks Makam Imogiri. (Foto: BPCB DIY via kebudayaan.kemdikbud.go.id)
Share :

Cairan pekat ini yang kemudian melekatkan bata satu dengan bata yang lainnya. Metode kosod itu bisa dimungkinkan karena adanya campuran khusus dalam bata masa itu yang tidak lagi terdapat pada bata masa kini.

Pembangunan kompleks pemakaman Imogiri ini juga diiringi cerita tirakat Sultan Agung sebelumnya. Saat itu Sinuhun Pangeran Hanyokrowati (Sinuhun Sedo Krapyak) meninggal dunia akibat kecelakaan saat berburu di hutan Krapyak, putranya yang bernama Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom atau yang disebut dengan Sultan Agung, justru sedang pergi menjalankan tirakat ke pegunungan Selatan.

Oleh karenanya sebagai wakil pemegang pemerintahan, ialah Gusti Pangeran Martopuro. Setelah satu tahun lamanya beliau bertirakat, maka ia pulang dari pegunungan tersebut sebab ia sudah lama dicari-cari oleh penghulu Katangan, yang sebelumnya belum menjadi penghulu.

Maka setelah selesai menjalani tirakat, pada tahun 1627, pemegang kekuasaan Mataram pasca Pangeran Hanyokrowati, dialihkan ke Sultan Agung yang bernama Prabu Hanyokrokusuma. Pasca menyerahkan kekuasaan Mataram ke Pangeran Hanyokrokusuma, Pangeran Martopuro pergi meninggalkan kerajaan Mataram menuju Ponorogo.

Ketika Hanyokrokusuma masih menjalani tirakat, atas permintaan rakyat, wakil dari Pangeran Adipati Anom, yaitu Pangeran Purboyo memerintahkan penghulu Ketegan untuk mencari Pangeran Hanyokrokusuma tersebut. Akhirnya ditemukanlah sang pangeran yang sedang bertapa di Gunung Kidul. Ia kemudian dibawa pulang ke kerajaan.

Singkat cerita ketika Sultan Agung memerintah di Istana Mataram ia memulai pembangunan kompleks pemakaman raja-raja di Pegunungan Girilaya, yang terletak di sebelah timur laut Imogiri yang digunakan sebagai makam - makam raja.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya